Perbedaan Antara Surat Resmi dan Tidak Resmi

Surat resmi dan informal sudah pasti miliki ciri khas yang cocok dengan fungsinya masing-masing. Berikut Macam-amcam perbedaan yagng dimiliki surat resmi dan tidak resmi.

contoh surat lamaran kerja
  1. Perbedaan Berdasarkan Fungsi dan Tujuan

Surat resmi miliki faedah dan target yang hanya digunakan untuk kepentingan resmi, dibikin oleh perusahaan/instansi/organisasi/lembaga bersama dengan maksud tertentu. Misalnya, surat resmi yang digunakan sebagai alat untuk mengemukakan informasi tentang bersama dengan hubungan pekerjaan juga sebagai bukti historis saat seseorang melakukan perjalanan yang diutus oleh pimpinan di daerah ia bekerja dan faedah lainnya. Baca Juga, Contoh surat lamaran pekerjaan.

Sedangkan surat informal hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, dibikin oleh perorangan untuk orang lain atau kelompok. Sifatnya pun hanya semata-mata pemberitahuan, bertukar kabar, saling share cerita atau hanya mengimbuhkan informasi tertentu.

2. Perbedaan Kop Surat

Surat resmi memiliki kop surat  yang nampak  saat surat berikut dibaca. Kop surat  terdapat di awal surat di bagian atas halaman pertama, yang berisikan informasi nama perusahaan/instansi/organisasi/lembaga beserta alamat dan informasi lainnya layaknya e-mail, fax dan no telepon.

Surat informal tidak pakai kop surat, karena surat informal bisa ditulis secara langsung, tanpa wajib pakai format yang resmi. Terkadang, surat informal tidak wajib mencantumkan salam pembuka, bergantung bersama dengan keinginan penulis surat.

  1. Perbedaan Penggunaan Tata Cara Penulisan

Surat resmi bakal ditulis bersama dengan format tertentu supaya bakal keluar lebih resmi dan mengimbuhkan kesan profesional dibandingkan bersama dengan surat informal. Penulisan surat resmi pakai tata langkah yang resmi, dimana tiap tiap bagiannya miliki aturan format tertentu. Mulai dari ukuran dan margin kertas, pemakaian font, tata letak kata-kata dan tata langkah penulisan lainnya. Selain itu, anggota terutama lainnya yaitu terkandung kop surat, no surat, lampiran, perihal, salam pembuka, isi, penutup, isyarat tangan, stempel, dan lain sebagainya. Sedangkan, surat informal tidak wajib mengacu terhadap hal-hal berikut karena yang terutama target dari surat berikut tersampaikan bersama dengan baik kepada penerima.

  1. Perbedaan Penggunaan Bahasa

Surat resmi pakai bahasa baku bersama dengan ikuti aturan ejaan yang ditambah (EYD) yang baik, serta miliki olahan kata yang lebih rapi. Sedangkan surat informal, pemakaian bahasa baku tidak begitu penting. Penulis surat bisa pakai bahasa daerah atau bahasa tertentu tanpa wajib memperhatikan EYD.

  1. Perbedaan Tujuan Penerima Surat

Surat resmi miliki pembawaan penting, supaya surat berikut dikirim oleh instansi atau instansi tertentu yang pasti saja bakal dikirim ke penerima surat didalam urusan yang penting pula.

Sedangkan surat informal dikirim oleh perorangan untuk dikirim ke kerabat atau kawan yang pasti saja hanya menyangkut urusan pribadi.

  1. Perbedaan Penggunaan Attribut

Surat resmi dibikin oleh instansi atau instansi tertentu yang pasti pakai attribut layaknya logo, stempel atau perihal mirip yang menunjukkan identitas lembaga/instansi tersebut. Surat resmi juga dibikin atas dasar persetujuan pemimpin tertinggi dan wajib berisi stempel tertentu yang ditambah isyarat tangan dan nama terang yang bersangkutan. Sedangkan didalam surat informal, tidak wajib mencantumkan atribut tertentu.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *